Budidaya Burung Merpati / Burung Dara
Diposting oleh Unknown , Selasa, 12 November 2013 16.05
Budidaya Burung Merpati / Burung Dara
Di
Indonesia Burung Merpati banyak kita jumpai baik di kota besar kota
kecil maupun pedesaan, burung jenis ini begitu memasyarakat, banyak
penggemarnya baik orang dewasa ataupun anak anak, burung ini digemari
karena memiliki beberapa kelebihan antara lain
- Merupakan jenis burung yang bisa di umbar atau bisa di lepas dari lokasi yang jauh dan akan kembali ke kandangnya sendiri ataupun kembali ke pasangannya .
- Burung merpati juga termasuk jenis burung yang mudah dirawat dan diternak.
- Angka kematian karena penyakit relatif rendah
- Daging burung ini enek sekali rasanya banyak di jual di warung makan ataupun restoran
- Burung ini memiliki banyak jenis ada merpati POS merpati hias, merpati pedaging , merpati balab dan lainnya
Mencari
dan membeli merpati pun bukan hal yang sulit, karna merpati banyak
dijual di pasar burung di Indonesia. ada beberapa tips simple saat
memilih burung merpati, tentunya untuk yang mau dirawat dipelihara
sebagai hewan peliharaan (hobi) . Tips membeli merpati
1.
Tentu saja burung yang kamu beli itu harus sehat.ciri burung merpati
yang sehat adalah memiliki bulu yang bagus. bagian ujung sayapnya
tidak melor alias turun. bila di tangkap dengan tangan tenaga
reaksi/perlawanan besar.
2.
Usahakan jangan membeli burung merpati yang sudah tua, ini tidak
bagus bagi yang sekedar membeli untuk disembelih maupun untuk
diternak.
ciri-ciri
burung merpati yang telah berusia senja/tua adalah sebagai berikut,
daging di sekitar paruh yang kelihatan tebal. bagian lubang hidungnya
juga terlihat ada kerutan daging tebal. bila di cermati paruhnya sudah
ngak kilat.
3.
Bila saat kamu memilih diantara banyak burung yang ada dalam satu
sangkar, jangan terlalu dekat dengan sangkarnya dulu. ambil beberapa
langkah ke belakang dan cermati perilaku si burung merpati dari
kejauhan. yang mesti kamu perhatikan adalah burung yang menjadi raja
didalam sangkar, atau yang memiliki sifat paling domininan
4.
Pelajari ciri-ciri antara induk pejantan dan induk betina, induk
pejantan biasanya memiliki paruh yang lebih tebal, lehar lebih besar,
kepala yang lebih panjang dan besar. bulu disekitar lebih yang
mengkilap. bila didekatkan burung lain pejantan/betina lain dia akan
bekur (berkutut)
Kalau cara menternakan merpati juga mudah sebenarnya. ada dua metode disini,
pertama
sistim kurung. jadi burung merpati itu tidak pernah dilepas secara
bebas, tetapi diatur kapan saat dilepas bebas dan kapan di kandangkan.
cara ini tidak begitu maksimal bila dipilih dalam menternakan burung
merpati. karna burung merpati adalah burung yang suka bersosialisai
melalui terbang dan mondar-mandir. tapi bila ini cara yang terakhir
dipilih metode ternaknya, usahakan ukuran kandangnya di besar.
Sistim
lepas kandang. bagi yang baru membeli burungnya dari pasar burung
ngak boleh langsung dilepas. kurung dan kasih makan burung nya dahulu
selama beberapa hari didalam kandang. selanjutnya sayap burung
disalasiban/di lakban/di lem isolasi.barulah burung dilepas dalam
keadaan sayap dilem (usahakan jangan merusak bulu sayapnya saat me-lem
maupun membuka lemnya).biarkan burung keluar sendiri dari sangkar
untuk pertama kali. saat malam tiba , bila si burung sudah tau cara
pulang sendiri kerumah barunya berarti burung sudah dapat mengenali
kandang barunya dan selanjutnya burung dapat dilepas bebas, dan secara
nuluri dia akan dapat kembali ke kandangnya.
Biarkan
kejadian ini berulang-ulang selama beberpaa hari hingga memungkinkan
untuk dilepas (tips yg paling aman adalah saat burung sudah bertelur
dan mengerami baru
dilepas)
Untuk
mengawinkannya sendiri sebenarnya ada triknya, kumpulkan beberapa
burung merpati dalam kandang selama seminggu, maka akan terjadi
pacaran anatar sesama burung merpati. pasangan yang sudah menjadi ini
tidak akan berpisah bila tidak diapa-apain atau satunya tiada. dan untuk
melihat kapan saatnya burung merpati akan bertelur juga ada caranya.
berikut adalah tanda-tanda burung merpati bila akan bertelur. indukan
pejantan akan bersifat agresif dan membuntuti si burung betina kemana
pun ia terbang. selalu mengekor dibelakang si burung betina hingga
terlihat seperti overprotec
sekedar
pengetahuan, masa - masa inilah burung merpati bisa di
balapkan.caranya : tangkaplah siburung betina ketika memasuki kandang.
pisahkan dan jangan sampai terlihat oleh burung pejantan selama
beberapa menit. lalu ketika siburung jantan sudah terlihat
sibuk/bingung mencari burung betina dan memanggil-manggil dengan suara
khas khuuu khuuu keluarkan si burung betina.sijantan akan lengket
ditangan.
Sebenarnya dalam menjodohkan burung merpati sangatlah gampang, penglaman saya dalam menjodohkan burung merpati:
1.
Pilih burung merpati yang akan kita jodohkan, tentu saja harus
pastikan jantan dan betina. tapi terkadang burung sesama sejenispun
juga bisa jodoh, tapi sangat jarang.
2. Kandangkan burung jantan dan betina dalam satu kandang. lebih bagusnya tutup kandang (gupon) pada malam hari.
3.
Pada pagi hari mandikan burung dan jemur pada sinar matahari. Lebih
bagus lagi jika burung jantan dan betina di pisahkan, tetapi masih
dalam satu kandang.
4. Setelah kering masukkan burung dalam kandang lagi dan beri makan.
5. ulangi lagi dari no 2 - 4 kurang lebih 3 hari maka burung akan jodah dan disa untuk di templekkan.,.,
jika
sudah jodoh (templek) maka burung jantan bisa di lepas dan akan
mencari bettinanya (its itu yang namanya burung sedang 'templek' (bhs
jawa)) hingga burung bertelur.
Untuk
membantu menjaga perkawinan siburung agar lancar ada beberapa cara
juga yang bisa kita lakukan. bila tanda-tanda akan bertelur sudah
terlihat seperti yang baru kusebutkan diatas , kamu bisa menyediakan
kayu-kayuan kceil seperti batang lidi, jerami, tali bekas yang kecil,
atau apa saja yang sifatnya bisa di rangkai burung merpati jadi
sarang. karna selama musim bertelur tiba, burung merpati akan mencari
benda-benda tersebut untuk dibuat alas telur untuk pengeramaan.
Burung
merpati mengerami telurnya sekitar 21 hari.. tidak semua telur bisa
menetas juga. paling banyak satu pasang burung merpati hanya
menghasilkan 2 telur, walau kadang kadang ada yang bertelur sampai 4
telur, ini terjadi jika pakan yang diberikan mengandung protein yang
tinggi. Jika telur menetas maka tambahkan por / Br makanan ayam
pedaging disamping jagung yang biasa dimakan undukan , dan makanan ini
nantinya oleh indukan burung akan disuapkan dilolohkan pada anak
anaknya.
SELAMAT MENCOBA :
SEKIAN ARTIKEL INI TENTANG
SEKIAN ARTIKEL INI TENTANG







Posting Komentar